Makalah tentang Zakat
BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Zakat Zakat secara etimologi dapat diartikan berkembang dan berkah, seperti dalam ungkapan berikut: زَكَا الزَرْعُ (tanaman itu berkembang), زَكَت النَفَقَةُ (nafkah itu berkah), dan فُلاَنٌ زَكَا (si Fulan banyak kebaikannya). Selain itu, zakat dapat diartikan mensucikan, sebagaimana dalam firman Allah SWT: قَدْأَفْلَحَ مَنْ زَكَّهَا “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu”. (Qs. Asy-Syams [91]: 9) Maksud dari ayat di atas yani, membersihan dari segala noda. Zakat juga dapat diartikan memuji, sebagaimana dalam Firman Allah SWT: فَلَاتُزَكُّواْ أَنْفُسَكُمْ “Maka janganlah kamu mengatakan dirimu suci”. (Qs. An-Najm [53]: 32) Maksudnya, jangan memuji dirimu sendiri. Zakat disebut demikian karena zakat harta kekayaan yang dizakati akan semakin berkembang berkat dikeluarkan zakatnya dan doa orang yang menerimanya. Zakat juga membersihkan orang yang menunaikannya dari dosa dan memujinya, bahkan menjad bukti atas ke...